Tertulis dalam sebuah hikayat bahwa pada hari itu matahari tersenyum cerah, bunga-bunga bermekaran dan pohon-pohon mengandung buahnya. Bumi teguh dengan keindahannya dan awan saling berpadu menatap keagungannya. Burung-burung bergatian menyambut kicau satu dengan yang lain dan hayawan saling berkhabar menyambut kedatangan satu ciptaan yang sudah di rencanakan.
Hari itu sebagai pertanda terputus sudah tali kejahiliyahan, kegelapan berganti dengan cahaya, kekosongan berganti dengan kehadiran, kelalaian berganti dengan keselamatan.
Hari itu mulai tumbuh benih-benih keberkahan tiap-tiap sudut kota.
Ya Rasulallah,,,
Ku tambatkan hatiku padamu dengan erat
Melebihi apa yang kumiliki, saudara, keluarga dan sahabat karib
Kupelajari dirimu, aqwalmu, dan hal Ikhwal terkait kemuliaanmu (Fiqih Sirah)
Engkau adalah panduan menuju Sirotol mustaqiem (Islam, Qur'an dan Sunnah)
Muhammad begitu panggilnya, lahir dalam keluarga yang terhormat lagi dihormati. Dari rahim seorang Ibu dan Ayah yang terjaga kesuciannya. Pamannya memberinya nama demikian, sebagai hadiah dan harapan agar kelak ia menjadi manusia yang terpuji.
Diakatakan pula, cahaya Muhammad (Nur Muhammad) adalah awal penciptaan. Dari sana muncul perwujudan segala penciptaan dari Sang Maha Pencipta.
Ya Rasulallah,,,
Semuanya akan gelap dan tanpa arah siapa yang tidak memiliki ikatan dengan dirimu. Percikanlah cahaya kemuliaanmu atas kami agar menyatu dengan jalan pikiran, hati dan nafas ini.
Bulan Rabiul awal tepatnya hari Senin menjadi kabar gembira bagi seluruh alam, baik tumbuhan, manusia bahkan jin. Beliau adalah pemimpin bagi bangsa jin dan manusia. Kedatangannya mendatangkan jalan bagi yang tersesat, menerangi bagi yang dalam kedzaliman, yakni bagi sesiapa yang menerima dan meyakini gelar kerasulannya. Dialah Muhammad penghulu bagi bangsa Arab maupun ajam (non-arab).
Ya Rasulallah,,,
Menjadi sebutir debu di (mengikuti) terompahmu itu jauh lebih mulia daripada emas permata yang menjadi ganjalan perjalananmu.
Dan diutusnya nabi adalah dalam rangka menebar rahmat bagi seluruh alam. yakni cinta menjadi dasar pijakan dalam rangka mengemban amanah yang begitu berat ini. Gunung pun tak sanggup dan laut pun menyerah. Maka setiap Rasul memiliki mukjizat dan keistimewaan masing-masing. Adapun Nabi Muhammad memiliki mukjizat Al Quran dan Akhlakul Karimah menjadi hiasannya.
Shollallahu ala nabiyyil ummy wa Alihi wa sallam

Komentar
Posting Komentar