Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Malaikatul Maut

Mengatasi Kecanggungan sebelum bertemu Malaikatul Maut Tersenyum dan sapalah orang lain tau kan kalau senyummu pada orang lain itu sedekah. Karena senyummu membuat orang itu bahagia dengan raut wajahmu yang sumringah, hal itu membuat mereka melupakan sejenak masalahnya. Senyummu akan menularkan virus kebaikan dan menjalar pada orang sekitar, karena insyaallah dibalik senyummu yang ikhlas senantiasa ada untaian doa yang mengalir dari hati untuk orang yang kamu sayangi, untuk orang yang dekat denganmu, bahkan orang yang belum engkau mengenalnya sekalipun. Ingat dan sadarilah senyummu itu akan melunakkan hati yang keras, mencairkan pikiran yang beku dan orang lain pun akan membalas kau punya senyum. Kemudian sapalah orang didekatmu, ucapkan salam ketika bertemu saudara, kawan, guru dan orang Islam lainnya, karena itu bagian dari doa dan sikap baik kita untuk saudara sebangsa dan seagama. Bukankah Baginda Muhammad telah menyampaikan anjuran nya itu. Perumpamaan nya iaitu andaik...
Jangan Tanya di mana Cinta (7) Emha Ainun Nadjib  •  11 Jan 2018 Esai , Khasanah Guru Bangsa bukanlah tokoh yang mengajari bangsanya. Guru Bangsa adalah orang yang fakta hidupnya, bukti perjuangannya, cinta dan komitmennya, kesetiaan dan keluhuran budinya—jangan sampai tak dipelajari oleh bangsanya. Jari-jari saya terus menunda menuliskan Skenario Dua pemenjaraan Koes Bersaudara. Tampaknya ia solider kepada hatinya. Emang siapa dan warga kelas sosial mana yang di Zaman Now ini mau benar-benar belajar kepada orang-orang yang mereka sungguh-sungguh butuh belajar kepada mereka demi masa depannya? Memang siapa yang bangsa Indonesia, pemerintahnya, tokoh-tokohnya, stakeholders – nya merasa perlu mempelajarinya? Kenalkah Indonesia kepada Syaikhona Kholil? Haji Ijay? Rendra? Cak Nurcholish Madjid? Tonny dan Yon Koeswoyo? Apalagi Markesot dan Sujud? Dulu Presiden...