Umat Islam”
Dalam kaidah bahasa arab kata dakwah berasal dari
kata da’a, yad’u, da’watan yang berarti panggilan, ajakan, ataupun berarti
seruan. Adapun fungsi dakwah adalah menyampaikan pesan kebenaran, kebajikan,
dan petunjuk (agama) dan mengajak
kepada setiap orang untuk senantiasa berbakti kepada Tuhanya dalam meraih
kebahagiaan dunia dan akhirat. Banyak perintah dakwah yang disinggung didalam
Al Quran maupun Al Hadits terkait bagaimana pentingnya peran dakwah terhadap
perkembangan dan kemajuan umat islam. Karena dakwah tidak akan pernah bisa dipisahkan
dengan islam itu sendiri. Muncul dan lahirnya islam berawal dari dakwah maupun
seruan Sang Rasul ketika beliau mendapat perintah untuk menyampaikan ajaran
Tuhanya kepada manusia. kurang lebih selama 23 tahun beliau mengabdikan Dirinya
sebagai Nabi dan Sang pembawa Risalah kebenaran. Memperbarui keyakinan umat
yang semula percaya kepada roh nenek moyang dan juga patung-patung yang mereka
sembah dan mereka anggap tuhan, kini kebenaran telah disampaikan melalui sang
Rasul, agar mereka percaya dan mengimani kepada Tuhan yang Esa, yaitu Allah
Azza wa Jalla.
setelah beliau wafat, dua Khalifah islam yaitu Abu
Bakar Assiddiq dan Umar ibn Al Khattab melanjutkan perjuangan Beliau dalam
menyebarkan kalimah Tauhid (Agama
Islam), hingga Akhirnya islam dapat berkembang sangat pesat hingga ke seluruh
penjuru bumi . selain itu peran khalifah yang lain serta para sahabat dan juga
para ulama’ sangat berpengaruh bagi perkembangan umat islam selanjutnya.
Salah satu ayat Al Quran yang memerintahkan untuk
berdakwah adalah ayat Al Quran yang berbunyi “ Serulah (manusia) kepada jalan
Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara
yang baik. Sesungguhnya Tuhan-mu Dialah yang lebih mengetahaui tentang siapa
yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang
mendapat petunjuk”. (Qs An Nahl, 125).
Inilah anjuran bagi setiap muslim untuk menyampaikan
kebenaran dari yang Maha mempunyai kebenaran, mengajak ber amar ma’ruf nahi
munkar serta mendorong manusia kepada jalan yang lurus yang di ridhoi-Nya,
untuk meniadakan segala macam kezaliman, kebatilan dan segala macam kerusakan di muka bumi.
Di zaman yang
semakin lama semakin edan ini, banyak dari manusia yang lalai akan esensi dari sebuah kehidupan yang semula
tujuan hidup adalah untuk beribadah serta mengabdikan diri kepada Dzat yang
Maha Esa, tapi kini kenyataanya esensi
tak selaras dengan kehidupan saat ini. Hal
inilah yang mendasari kegiatan dakwah untuk mengembalikan tujuan hidup yang
sebenarnya,
dengan berlandaskan Al quran dan As sunnah serta perkataan para sahabat maupun
ijtihad para ulama’.
Peran Dakwah
Baginda Muhammad
bersabda melalui hadits-nya yang terjaga, dari Abi Sa’id al-Khudhriyi RA
berkata, “ Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa diantara
kamu melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah dia mencegahnya dengan
tangannya, jika dia tidak sanggup dengan demikian itu, maka dengan lidahnya,
dan jika dengan lidahnya tidak sanggup, maka cegahlah dengan hatinya, yang
demikian itu adalah selemah-lemahnya iman. (HR. Muslim).
Kebangkitan umat islam bukan ditandai dengan banyaknya
pernyataan bahwa seseorang itu beragama islam, namun bangkitnya umat islam
adalah ketika sikap, akhlaq, akidah mereka mencerminkan aturan-aturan yang
sudah ditetapkan didalam Firman-Nya, selain dari faktor kuantitas seorang
muslimin itu sendiri. Dari hadits
diatas
tersirat makna yang jelas tentang bagaimana pentingnya aktifitas dakwah yang
dalam hal ini adalah sebagai inti atau poros perkembangan umat islam. Karena
didalam dakwah terkandung pesan moral, edukasi, dan sekaligus pembelajaran bagi
kehidupan umat manusia. Yang pada
akhirnya akan membentuk akhlaq dan keperibadian yang cinta akan nilai-nilai
islam serta berimplikasi pada tindakan sehari-hari.
Peran dakwah sangatlah penting karena dakwah berperan
sebagai salah satu pondasi
dalam mempertahankan kemurnian ajaran-ajaran islam melalui penyampaian yang
persuasif
serta autentif dan juga solutif dalam
memberikan nilai-nilai kebenaran ajaran islam serta
meluruskan setiap permasalahan-permasalahan yang ada agar bisa di minimalisir,
tujuanya adalah agar islam dapat berkembang dan membawa manfat bagi seluruh
alam.
Yakni Islam rahmatan lil’alamiin.
Oleh
: Toyiz zaman
Komentar
Posting Komentar